OLIGARKI DAN BENCANA EKOLOGIS: STATE CAPTURE DALAM KEBIJAKAN SUMBER DAYA ALAM DI INDONESIA
Kata Kunci:
demokrasi, ekstraktivisme, kerusakan lingkungan, oligarki, state captureAbstrak
Oligarki dan kerusakan lingkungan di Indonesia menunjukkan keterkaitan yang semakin menguat dalam dinamika pembangunan kontemporer, terutama dalam konteks pengelolaan sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan menganalisis persoalan keterkaitan antara oligarki dan degradasi lingkungan, dengan fokus pada bagaimana konfigurasi kekuasaan memengaruhi arah kebijakan sumber daya alam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan menggunakan konsep state capture untuk menganalisis dominasi aktor-aktor oligarkis dalam proses pengambilan kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan merupakan konsekuensi struktural dari model pembangunan ekstraktif yang dilegitimasi melalui praktik state capture, yang memungkinkan oligarki mengarahkan kebijakan sesuai kepentingannya. Dominasi ini juga terdistribusi hingga tingkat lokal melalui mekanisme patronase elit yang memperkuat eksklusi sosial dan ketimpangan. Kondisi tersebut berdampak pada menyempitnya ruang partisipasi masyarakat, meningkatnya konflik sumber daya, serta melemahnya perlindungan lingkungan. Sehingga krisis ekologis yang terjadi mencerminkan krisis demokrasi dalam tata kelola sumber daya alam yang buruk.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Persatuan Nasional

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.