OLIGARKI DAN BENCANA EKOLOGIS: STATE CAPTURE DALAM KEBIJAKAN SUMBER DAYA ALAM DI INDONESIA

Penulis

  • Izzatul Isma Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia Penulis
  • Erik Ardiyanto Universitas Paramadina, Jakarta, Indonesia Penulis

Kata Kunci:

demokrasi, ekstraktivisme, kerusakan lingkungan, oligarki, state capture

Abstrak

Oligarki dan kerusakan lingkungan di Indonesia menunjukkan keterkaitan yang semakin menguat dalam dinamika pembangunan kontemporer, terutama dalam konteks pengelolaan sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan menganalisis persoalan keterkaitan antara oligarki dan degradasi lingkungan, dengan fokus pada bagaimana konfigurasi kekuasaan memengaruhi arah kebijakan sumber daya alam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan menggunakan konsep state capture untuk menganalisis dominasi aktor-aktor oligarkis dalam proses pengambilan kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan merupakan konsekuensi struktural dari model pembangunan ekstraktif yang dilegitimasi melalui praktik state capture, yang memungkinkan oligarki mengarahkan kebijakan sesuai kepentingannya. Dominasi ini juga terdistribusi hingga tingkat lokal melalui mekanisme patronase elit yang memperkuat eksklusi sosial dan ketimpangan. Kondisi tersebut berdampak pada menyempitnya ruang partisipasi masyarakat, meningkatnya konflik sumber daya, serta melemahnya perlindungan lingkungan. Sehingga krisis ekologis yang terjadi mencerminkan krisis demokrasi dalam tata kelola sumber daya alam yang buruk.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-22

Terbitan

Bagian

Gagasan Tertulis

Cara Mengutip

OLIGARKI DAN BENCANA EKOLOGIS: STATE CAPTURE DALAM KEBIJAKAN SUMBER DAYA ALAM DI INDONESIA. (2026). Jurnal Persatuan Nasional, 3(1), 48-59. https://jurnalpersatuannasional.id/index.php/jpnasional/article/view/33