About the Journal

Jurnal Persatuan Nasional dikelola oleh Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP PA GMNI). Topik dan tujuan jurnal persatuan nasional tentang nilai-nilai persatuan, politik, ekonomi kerakyatan, keadilan masyarakat dan psikologi nasional. Jurnal ini direncanakan terbit 3X dalam setahun yaitu pada bulan April, Agustus dan November.

Current Issue

Vol. 3 No. 1 (2026): Vivere Pericoloso
					View Vol. 3 No. 1 (2026): Vivere Pericoloso

Vivere Pericoloso dan Tantangan Indonesia Kontemporer

 

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas terbitnya <em>Jurnal Persatuan Nasional</em> Volume 3 Nomor 1 Tahun 2026. Kehadiran edisi ketiga ini bertepatan dengan bulan yang memiliki makna historis dan ideologis bagi bangsa Indonesia. Pada bulan Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila sekaligus mengenang kelahiran Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang mewariskan fondasi pemikiran kebangsaan, kemandirian, dan keadilan sosial bagi perjalanan republik ini. Dalam semangat tersebut, edisi kali ini mengangkat tema Vivere Pericoloso”, sebuah istilah yang diperkenalkan Bung Karno dalam pidato kenegaraan pada 17 Agustus 1964. Secara harfiah, Vivere Pericoloso berarti “hidup dalam bahaya”. Namun bagi Bung Karno, istilah ini bukanlah ajakan untuk hidup dalam ketakutan, melainkan seruan agar bangsa Indonesia memiliki keberanian menghadapi tantangan zaman, berdiri di atas kaki sendiri, serta tetap teguh pada cita-cita kemerdekaan dan kepentingan rakyat.

Enam dekade lebih setelah pidato tersebut disampaikan, pesan Vivere Pericoloso justru menemukan relevansinya kembali. Dunia saat ini sedang memasuki era yang ditandai oleh ketidakpastian dan perubahan yang berlangsung sangat cepat. Konflik geopolitik, rivalitas ekonomi global, perang dagang, krisis energi dan pangan, perubahan iklim, hingga disrupsi teknologi digital dan kecerdasan buatan telah membentuk lanskap baru yang memengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan manusia.

Indonesia tidak berada di luar pusaran perubahan tersebut. Sebagai bangsa besar, Indonesia menghadapi tantangan yang tidak ringan. Ketimpangan sosial-ekonomi masih menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya terselesaikan. Transformasi digital menghadirkan peluang sekaligus ancaman. Arus informasi yang begitu deras sering kali diikuti penyebaran disinformasi, polarisasi sosial, dan menguatnya kecenderungan pragmatisme dalam kehidupan publik. Di sisi lain, bangsa ini juga dituntut untuk memperkuat ketahanan pangan, menjaga kedaulatan wilayah, merawat keberagaman, serta memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan terwujudnya keadilan sosial.

Dalam konteks inilah Vivere Pericoloso memperoleh makna baru. Ia bukan sekadar slogan historis, melainkan panggilan moral bagi bangsa Indonesia untuk tetap berani berpikir kritis, bertindak visioner, dan menjaga arah pembangunan nasional agar tetap berlandaskan Pancasila. Keberanian yang dimaksud bukan hanya keberanian menghadapi ancaman dari luar, tetapi juga keberanian melakukan refleksi dan koreksi terhadap berbagai persoalan yang masih menghambat terwujudnya cita-cita kemerdekaan. Edisi ketiga Jurnal Persatuan Nasional hadir sebagai bagian dari ikhtiar tersebut. Berbagai tulisan yang tersaji mengangkat beragam isu strategis yang berkaitan dengan ideologi, geopolitik, ketahanan pangan, nasionalisme, moderasi beragama, pembangunan sosial, hingga tantangan generasi muda di era digital. Keseluruhan tulisan tersebut merupakan upaya untuk membaca realitas secara kritis sekaligus menawarkan gagasan yang konstruktif bagi masa depan Indonesia.

Para penulis dalam edisi ini berasal dari berbagai latar belakang pengalaman dan profesi. Mereka adalah alumni GMNI, akademisi, praktisi pemerintahan, aktivis sosial, insan media, dan para pemikir kebangsaan yang memiliki kepedulian terhadap perjalanan bangsa. Keragaman perspektif tersebut memperkaya ruang dialog intelektual yang menjadi karakter utama jurnal ini. Sebagai organisasi yang lahir dari tradisi pemikiran Bung Karno, Persatuan Alumni GMNI meyakini bahwa perjuangan kebangsaan tidak hanya dilakukan melalui aktivitas politik dan gerakan sosial, tetapi juga melalui pengembangan gagasan, produksi pengetahuan, dan penguatan literasi publik. Karena itu, Jurnal Persatuan Nasional dihadirkan sebagai ruang perjumpaan pemikiran yang mendorong lahirnya refleksi kritis, analisis yang mendalam, dan rekomendasi yang dapat memberikan kontribusi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Di tengah dunia yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian, Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang dialog yang sehat, lebih banyak gagasan yang mencerahkan, dan lebih banyak keberanian untuk menjaga cita-cita persatuan nasional. Semangat Vivere Pericoloso mengingatkan kita bahwa sejarah tidak pernah dibangun oleh mereka yang memilih diam, melainkan oleh mereka yang berani berpikir, berjuang, dan mengambil tanggung jawab atas masa depan bangsanya.

Akhirnya, kami berharap kehadiran jurnal ini dapat memperkaya khazanah pemikiran kebangsaan, memperkuat wawasan ideologis, serta menginspirasi lahirnya generasi pejuang-pemikir dan pemikir-pejuang yang tetap setia pada cita-cita persatuan, kedaulatan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selamat membaca.

Merdeka!

Redaksi

Published: 2026-04-21
View All Issues

Jurnal Persatuan Nasional dikelola oleh Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP PA GMNI). Topik dan tujuan jurnal persatuan nasional tentang nilai-nilai persatuan, politik, ekonomi kerakyatan, keadilan masyarakat dan psikologi nasional. Jurnal ini direncanakan terbit 3X dalam setahun yaitu pada bulan April, Agustus dan November.